Tuesday, July 10, 2012

Sesi I: Bursa Asia Terjerembab, IHSG Menipis 5 Poin



Sumber: detikfinance


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 9 poin terseret bursa-bursa regional yang terjerembab ke zona merah. Sentimen negatif datang dari China dan Uni Eropa.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka bertambah 4,440 poin (0,11%) ke level 3.989,485 di tengah penguatan pasar saham Asia. Sentimen negatif datang dari pasar global atas kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia.

Laju penguatan indeks sedikit tertahan akibat sentimen negatif dari bursa global semalam. Untungnya, pasar saham di Asia memberi dorongan positif.

Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Setelah naik ke posisi tertingginya di 4.010,484 indeks langsung terjerembab ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (10/7/2012), IHSG menipis 5,901 poin (0,15%) ke level 3.979,144. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 1,108 poin (0,17%) ke level 679,440.

Pergerakan indeks mengikuti pasar saham regional. Begitu pasar Asia berjatuhan, indeks juga langsung ikut serta. Koreksi terjadi akibat melemahnya permintaan impor China dan sikap skeptis terhadap penyelamatan Spanyol oleh Uni Eropa.

Meski marak aksi jual, beberapa saham di sektor agrikultur, properti dan infrastruktur masih diincar sehingga mampu bertahan di zona hijau. Sedangkan koreksi terbanyak diderita sektor tambang.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 56.549 kali pada volume 2,383 juta lot saham senilai Rp 1,528 triliun. Sebanyak 93 saham naik, sisanya 104 saham turun, dan 109 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional mulai berjatuhan setelah China merilis data ekonomi Juni yang menunjukkan perlambatan. Hanya bursa saham Singapura yang masih bisa bertahan di teritori positif.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 11,49 poin (0,53%) ke level 2.159,33.  
  • Indeks Hang Seng turun 58.,38 poin (0,30%) ke level 19.369,71.  
  • Indeks Nikkei 225 menipis 10,30 poin (0,12%) ke level 8.886,58.  
  • Indeks Straits Times naik 10,61 poin (0,36%) ke level 2.939,69.  


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 6.000 ke Rp 188.000, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 350 ke Rp 6.250, Astra Agro (AALI) naik Rp 350 ke Rp 22.100, dan Surya Citra (SCMA) naik Rp 200 ke Rp 10.050.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 23.200, Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 22.450, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 59.750, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 15.200.




(ang/dru)


sumber: detikfinance

No comments:

Post a Comment