Thursday, July 26, 2012

Akan hadir, tempat simpan emas terbesar Hong Kong




HONG KONG. Fasilitas penyimpanan emas terbesar di Hong Kong bakal dibuka bulan September ini. Pemiliknya, Malca-Amit Global Ltd mengatakan, pendirian fasilitas itu untuk menjawab permintaan dari bank dan orang-orang kaya yang semakin banyak.


Menurut General Manager Malca–Amit Joshua Rotbart, tempat penyimpanan emas itu terletak di lantai dasar sebuah gedung dan berkapasitas 1.000 metrik ton. Dua brankasnya digunakan untuk menyimpan aset berharga termasuk emas milik bank dan lembaga keuangan. Brankas-brankas lainnya akan menjadi penyimpanan berlian, perhiasan, benda seni, dan logam berharga.


Fasilitas penyimpanan tersebut akan bersaing dengan jasa yang ditawarkan Otoritas Bandara Hong Kong. Otoritas Bandara mulai menawarkan jasa penyimpanan di fasilitas seluas 340 m2 sejak tahun 2009. Mereka menerima penyimpanan emas untuk badan pemerintah, bursa komoditas, bank emas, produsen, orang kaya, dan exchange traded funds.

Malca-Amit sendiri masih berencana membuka fasilitas penyimpanan emas lagi di Shanghai. Malahan, mereka menargetkan akan membuka 10 fasilitas dalam dua hingga tiga tahun ke depan, dari enam lokasi yang ada saat ini.

Malca-Amit adalah perusahaan logistik yang berdiri di Tel Aviv dan menangani lebih dari 50% pengangkutan berlian dunia. Mereka baru memulai usaha penyimpanan logam mulia di tahun 2008 setelah krisis finansial global memangkas permintaan berlian dunia.

Malca ekspansif lantaran melihat tren penyimpanan barang berharga bergeser dari Barat ke Timur. Terlebih, hub perdagangan fisik emas di Asia juga belum ada.

Selama ini hub internasional untuk emas fisik baru ada di New York, Zurich dan London. “Trennya sekarang makin banyak orang mencari tempat penyimpanan dan berdagang emas fisik di Asia,” imbuh Sunil Kashyap, Kepala Valas dan Logam Berharga untuk Asia Pasifik Scotiabank Hong Kong.
“Hong Kong adalah pusat emas yang sangat penting karena menjadi pintu gerbang ke China,” ujar Sunil. Maklum, China adalah konsumen emas terbesar setelah India.

Orang kaya bertambah di Asia

Pembukaan fasilitas penyimpanan emas ini memang menunjukkan bahwa minat akan emas di Asia masih tinggi meskipun harga emas masih susah mendaki ke titik tertingginya dalam 12 tahun. Pertumbuhan permintaan emas di China juga sedikit berkurang.

Menurut World Gold Council, permintaan emas di China tahun ini hanya akan bertambah 13% menjadi 870 ton. Tahun lalu, permintaan emas China tumbuh 20% menjadi 769,8 ton.

Namun, ada satu penjelasan yang berkaitan. Ternyata jumlah orang kaya di Asia Pasifik sudah melampaui Amerika Utara. Menurut Capgemini SA dan unit wealth management Royal Bank of Canada, ini terjadi pertama kalinya pada tahun lalu.

Jumlah individu yang beraset lebih dari US$ 1 juta melesat 1,6% menjadi 3,37 juta orang. Laporan bertajuk World Wealth Report yang dirilis bulan lalu itu mengatakan, penambahan jumlah orang kaya terutama terjadi di China dan Indonesia. Sebaliknya, orang kaya di Amerika Utara turun 1,1% menjadi 3,35 juta orang.

Sumber: Kontan.co.id

No comments:

Post a Comment