Friday, July 20, 2012

Indeks S&P Topang Penguatan Bursa AS


INILAH.COM, New York - Bursa saham AS pada perdagangan Jumat (20/7/2012) berakhir menguat, dengan rekor yang ditunjukan indeks S&P sejak Mei lalu.

Namun penguatan tersebut menjadi terbatas dengan data ekonomi yang mengecewakan yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang mengalami perlambatan. Indeks Dow Jones naik 0,2% ke 12.943 dipimpin saham IBM, United Tech dan saham Bank of Amerika serta American Express.

Untuk indeks S&P mencapai level terbaik sejak Mei dengan naik 0,2% ke 1.376,51. Indeks Nasdaq naik 0,7% yang berakhir di level 2.965. "Meskipun indeks S&P berakhir di atas resisten 1.375. Pasar mungkin akan konsolidasi. Investor akan mempertimbangkan beberapa keuntungan selektif atau lindung nilai saat ini," kata analis di Stifel Nicolaus, Elltiot Spar.

Indeks sudah menguat dalam dua hari terakhir dengan harapan Fed akan melanjutkan program pelonggaran kuantitatif. Hal ini untuk meningkatkan gairah pertumbuhan ekonomi AS.

Salah satu data yang mengecewakan adalah klaim pengangguran pekan terakhir yang melonjak 34.000 menjadi 386.000. Data yang dikeluarkan Departemen Tenaga Kerja AS untuk secara rata-rata empat pekan klaim baru turun 1.500 menjadi 375.500.

Penjualan rumah jatuh 5,4 persen untk bulan Juni dengan tingkat tahunan 4,37 unit. Tetapi hara penjualan rumah, rata-rata lebih tinggi dari tahun lalu.

Hingga kini musim laporan kinerja perushaaan telah mengalahkan ekspektasi analis. IBM meningkatkan prospek dalam setahun. Laba bersih eBay mengalahkan prediksi, dan Qualcomm menyatakan mengharapkan kuartal yang kuat dari Desember.
"Eropa telah tenang dan berita kinerja. Sementara tidak ada yang menggemparkan dunia, sedikit lebih baik dari yang diharapkan,"ujar Fred Dickson, Chief Market Strategist D.A Davidson and Co, seperti dikutip dari yahoofinance.
Saham IBM melonjak 3,8% menjadi US$195,34 setelah menaikkan perkiraan penuh untuk laba sehingga mendorong indeks Dow Jones. Saham Qualcomm naik 4,2% menjadi US$58,43. Manajemen Qualcomm memotong pendapatan dan laba pada kuartal ini, namun investor berharap penjualan akan naik pada kuartal keempat 2012.
Saham eBay naik 8,6% menjadi US$43,95 setelah membukukan pendapatan kuartalan lebih kuat dari perkiraan dan laba. Sementara itu, data ekonomi manufaktur dan tenaga kerja lemah serta pendapatan yang turun Morgan Stanley mendorong sahamnya turun lebih dari 5%.
Saham JP Morgan turun 5,3% ke level US$13,25. Selain itu, perseroan akan memotong 1.000 karyawan pada akhir tahun ini. Indeks S&P sektor keuangan turun 1%. Namun harapan The Fed akan segera meningkatkan upaya stimulus telah membantu pasar melepaskan berita buruk.
Saham Mellanox naik sekitar 41,5% pada US$93,90 merupakan dorongan terbesar ke indeks semikonduktor PHLX. Di luar saham sektor teknologi, saham Textron reli 11,5% menjadi US$26,50. Saham Walgreen naik 11,7% menjadi US$34,62 dan Express Scripts Holding naik 1,9% ke level US$58,76.
Saham CVS Caremark turun 0,2% menjadi US$45,43. Saham Johnson Controls turun 7,9% menjadi US$26,07. Volume perdagangan saham sekitar 6,5 miliar saham di bursa saham New York, Nasdaq, dan American Stock Exchange dibandingkan dengan rata-rata harian sekitar 6,7 miliar saham.

Sumber: Inilah.com

No comments:

Post a Comment