VIVAnews - Sejarah mencatat, banyak pengusaha yang
tampil dengan ide-ide sederhana dan rendah hati, sehingga bisa mengubah
secara efektif bisnis mereka menjadi sebuah raksasa.
Sebut saja
nama-nama seperti Bill Gates, Larry Ellison, dan Mark Zuckerberg yang
dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai tokoh-tokoh yang
berhasil mengubah ide menjadi sumber uang. Namun, untuk bisa menjadi
seperti mereka, masyarakat tak perlu tinggal di Silicon Vallet atau
Seatle guna mengubah ide menjadi uang bernilai miliaran rupiah.
Berikut ini adalah 10 ide tak terduga yang justru bisa menghasilkan uang hingga jutaan dolar AS seperti dikutip laman CNBC.com.
1. Firehouse Sub(Kedai makanan bernuasa pemadam kebakaran)
Chris
dan Robin Sorensen merupakan petugas pemadam kebakaran di Florida, AS.
Dengan pengalaman sebagai keluarga yang bergelut dalam dunia pemadam
kebakaran selama 200 tahun, mereka memunculkan ide untuk membangun kedai
makanan.
Lewat dana pinjaman dari saudara ipar Robin, mereka
memutuskan untuk membuka kedai pertamanya yang dihias dengan berbagai
pernak-pernik seputar pemadam kebakaran. Bahkan, mereka menamai sejumlah
makanan yang terinspirasi dari alat-alat pemadam kebakaran seperi Hook
& Ladder dan Engine Company.
Saat ini, Firehouse Subs telah
menjadi bisnis waralaba yang tengah meledak. Lisensi Firehouse Subs kini
sudah dipakai di lebih 514 lokasi seluruh AS. Perusahaan juga berencana
untuk melebarkan bisnis dengan menyasar wilayah di AS.
Pada 2011, Firehouse Subs meraup US$284,9 juta (Rp2,56 triliun) dari total penjualan mereka.
2. Two Men and a Truck(Bisnis pengangkutan sampah)
Marry
Ellen Sheets tak pernah membayangkan bahwa kebiasaannya mengangkut
sampah bisa mengantarkannya menjadi pemilik perusahaan bernilai jutaan
dolar AS.
Pada 1980, putra Sheets, Jon, dan Brig Sorber, mulai
terlibat dalam pekerjaan mengangkut sampah di sekitar kawasannya. Namun,
ketika kedua anaknya tersebut menginjak bangku kuliah, Marry Ellen
memutuskan untuk mempekerjakan dua orang pegawai dan membeli sebuah truk
senilai US$350.
Awalnya, kegiatan yang dilakukan Marry Ellen ini
sekadar hobi belaka. Namun, seiring waktu berjalan, dia memutuskan
untuk menggarap bisnisnya tersebut secara serius. Dia mulai
mewaralabakan bisnis pengangkutan sampahnya.
Saat ini, Two Men and a Truck beroperasi di 224 lokasi dan tersebar di 34 negara bagian. Brig Sorbes ditunjuk sebagai chief executive officer menggantikan ibunya, Marr Ellen yang duduk sebagai anggota direksi. Sementara itu, Jon Sorber bertindak selaku eksekutif.
Pada 2011, Two Men and a Truck telah beroperasi sebanyak 353.761 kali dengan total penjualan US$220 juta (Rp1,98 triliun).
3. Life is Good(Bisnis cenderamata dengan karakter kartun Jake)
Bert
dan John Jacobs pertama kali memperkenalkan kaus t-Shirt pada 1989 dan
menjualnya di sepanjang jalan pantai timur AS dan lingkungan universitas
di Boston. Namun, kesuksesan tak menghampiri mereka.
Hingga lima
tahun kemudian, keduanya berpikir untuk menggunakan desain kartun yang
diberi nama Jake dengan motonya Life is Good. Masyarakat tampaknya
terpincut dengan pesan optimisme singkat tersebut. Akibatnya, penjualan
kaus T-Shirt mereka makin banyak diburu dan menarik minat perusahaan
ritel.
Saat ini, wajah kartun Jake tak hanya melekat pada kaus.
Bert dan John kini mulai menggunakan karakter kartun mereka pada handuk
dan cangkir kopi bahkan tali pengekang anjing.
Pada 2011, tercatat bisnis Life is Good telah mendatangkan uang hingga US$100 juta (Rp900 miliar).
4. Spanx(Pakaian)
Gagasan Spanx bermula ketika pada suatu malam, Sara Blakely memutuskan untuk memotong bagian bawah celana pantyhouse-nya.
Bermodalkan uang tabungan US$5.000, Blakely mulai melakukan penelitian
dan mencatatkan paten atas produknya. Dengan mengendarai kendaraannya,
Blakely lalu mendatangi sebuah pabrik di North Carolina untuk mulai
memproduksi Spanx tersebut.
Pada 2000, prototipe pertamanya mulai meluncur dan mendapat respons positif dari sejumlah toko department store. Dalam tiga bulan pertama, dia berhasil menjual lebih dari 50 ribu unit.
Kini,
bisnis Blakely telah mendunia, bahkan produknya telah dijual di
berbagai belahan dunia. Hal ini pula yang mengantarkannya masuk dalam
jajaran orang terkaya dunia versi Forbes pada 2012 dengan perkiraan pendapatan perusahaan sedikit di bawah US$250 juta (Rp2,25 triliun).
5. myYearbook(Buku tahunan online)
Dua
orang bersaudara Dave dan Catherie Cook pertama kali muncul dengan
idenya membangun bisnis buku tahunan lewat online ketika keduanya pindah
sekolah menengah umum. Untuk memulai bisnisnya, dua orang muda ini
menemui saudaranya Geoff Cook yang telah terlebih dahulu memulai
berbisnis. Pada 2005, Geoff diangkat menjadi CEO myYearbook.
Selama
sembian bulan pertama beroperasi, myYearbook telah memiliki pengguna
sebanyak 1 juta. Seiring perkembangan perusahaan, myYearbook tak hanya
menyasar pelajar SMU, namun melebarkan bisnisnya pada kalangan biasa.
Pada
November 2011, situs Quepasa membeli myYearbook seharga US$100 juta
(Rp900 miliar) dalam bentuk tunai dan saham. Juni ini, situs myYearbook
mengubah merek mereka menjadi MeetMe.
Langkah besar lain yang
ditempuh MeetMe adalah upaya merger dengan Quepasa yang membuat
perusahaan memiliki jumlah pengguna sebanyak 80 juta orang dari
sebelumnya 40 juta. (art)
(bersambung)
sumber : vivanews.com
Mau tau tentang investasi? pengen dapet tips-tips investasi? Disini tempatnya. Info terlengkap seputar investasi
Monday, June 18, 2012
Pemerintah Bayar Cicilan Pokok dan Bunga Utang Rp 175,9 Triliun
Jakarta - Tahun ini, pemerintah berencana membayar
cicilan pokok dan bunga utang dengan total Rp 175,9 triliun. Sebesar Rp
68,16 triliun berupa cicilan pokok utang luar negeri dan Rp 117,785
triliun berupa cicilan bunga.
Demikian data dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan yang dikutip, Senin (18/6/2012).
Total cicilan pokok dan bunga utang tersebut mewakili 11,3% dari total belanja negara di tahun ini yang jumlahnya mencapai Rp 1.548,31 triiun.
Pada data tersebut dikatakan, total cicilan pokok pinjaman luar negeri tahun ini Rp 58,16 trilun mengalami kenaikan dibanding 2011 yang sebesar Rp 47,32 triliun. Tahun ini, pemerintah juga direncanakan menarik pinjaman luar negeri Rp 53,73 triliun.
Kemudian, pembayaran bunga utang di 2012 nilainya mencapai Rp 117,785 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 92,027 triliun.
Pembayaran bunga utang ini terdiri dari bunga utang dalam negeri Rp 84,75 triliun dan bunga utang luar negeri Rp 33,04 triliun.
Ditjen Pengelolaan Utang mengungkapkan dalam datanya, total utang pemerintah Indonesia tahun ini direncanakan bakal menapai Rp 1.959,65 triliun, naik dari total utang di 2011 yang mencapai Rp 1.803,49 triliun.
Seperti diketahui, total utang pemerintah Indonesia hingga Mei 2012 mencapai Rp 1.944,14 triliun, naik Rp 140,65 triliun dari posisi di akhir 2011 yang nilainya Rp 1.803,49 triliun.
(dnl/ang) Wahyu Daniel - detikfinance
Demikian data dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan yang dikutip, Senin (18/6/2012).
Total cicilan pokok dan bunga utang tersebut mewakili 11,3% dari total belanja negara di tahun ini yang jumlahnya mencapai Rp 1.548,31 triiun.
Pada data tersebut dikatakan, total cicilan pokok pinjaman luar negeri tahun ini Rp 58,16 trilun mengalami kenaikan dibanding 2011 yang sebesar Rp 47,32 triliun. Tahun ini, pemerintah juga direncanakan menarik pinjaman luar negeri Rp 53,73 triliun.
Kemudian, pembayaran bunga utang di 2012 nilainya mencapai Rp 117,785 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 92,027 triliun.
Pembayaran bunga utang ini terdiri dari bunga utang dalam negeri Rp 84,75 triliun dan bunga utang luar negeri Rp 33,04 triliun.
Ditjen Pengelolaan Utang mengungkapkan dalam datanya, total utang pemerintah Indonesia tahun ini direncanakan bakal menapai Rp 1.959,65 triliun, naik dari total utang di 2011 yang mencapai Rp 1.803,49 triliun.
Seperti diketahui, total utang pemerintah Indonesia hingga Mei 2012 mencapai Rp 1.944,14 triliun, naik Rp 140,65 triliun dari posisi di akhir 2011 yang nilainya Rp 1.803,49 triliun.
(dnl/ang) Wahyu Daniel - detikfinance
Broker Siap Jalankan Sistem Straight Through Processing
Jakarta - Perusahaan efek anggota bursa (AB) menyatakan
kesiapannya untuk mengimplementasikan sistem transaksi perdagangan
terintegrasi dari mulai order, eksekusi transaksi, konfirmasi/afirmasi
hingga settlement (Straight Through Processing/STP) di Bursa Efek
Indonesia (BEI).
Adanya otomatisasi sistem perdagangan tersebut, diyakini akan membuat industri pasar modal Indonesia berkembang lebih baik.
"Saya lihat AB sudah siap mengimplementasikannya. Ini kan hanya tinggal menunggu live-nya saja. Sejauh ini, mereka (AB) memang telah mempersiapkan infrastruktur serta sistem pendukung di back office-nya," ujar Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Lily Widjaja, di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan, keberadaan STP sangat diperlukan untuk mendukung industri pasar modal yang lebih baik. Selain membuat keseluruhan proses transaksi menjadi lebih efisien, sistem ini juga akan meminimalisir human error serta memberikan perlindungan lebih kepada investor.
Proses ini, mampu mengurangi resiko terjadinya penyimpangan, terutama dengan sistem kontrol yang bisa dilakukan nasabah melalui kartu AKSes (acuan kepemilikan sekuritas), single investor Id serta pemisahan Rekening Dana Nasabah (RDN).
Menurut Lily, pemahaman AB terhadap sistem baru tersebut cukup baik. Mereka pun sudah mempersiapkan infrastruktur serta sistem pendukungnya.
STP direncanakan mulai bisa dilaksanakan pada pekan ini. Ketua Bapepam-LK Nurhaida mengatakan, program ini merupakan salah satu fokus regulator, guna menciptakan industri pasar modal yang lebih kuat. STP, menurut dia, merupakan
Bagian dari master plan perkembangan industri pasar modal dalam beberapa tahun ke depan, terutama dalam peningkatan infrastruktur serta persiapan menghadapi rencana integrasi pasar modal ASEAN pada 2015.
"Memang ada yang kami fokuskan. Diantaranya masa transisi penggunaan infrastruktur yang ada. Diantaranya data warehouse, SID, STP dan kartu akses. Pada semester II/2012 program itu selesai," tutur Nurhaida.
Nurhaida mengatakan saat ini sistem untuk implementasi STP sudah dimiliki dan saling terintegrasi antar ketiga lembaga penyelenggara pasar modal (self regulatory organizations). Regulator bersama ketiga SRO saat ini tengah memastikan bahwa sistem perdagangan tersebut dapat terintegrasi dengan sistem back office dari masing-masing anggota bursa.“Saat ini sistem yang terhubung dengan back office dari anggota bursa tengah dibenahi hingga seluruh sistem perdagangan di pasar modal sudah terhubung semua," kata Nurhaida.
(wep/ang) Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Adanya otomatisasi sistem perdagangan tersebut, diyakini akan membuat industri pasar modal Indonesia berkembang lebih baik.
"Saya lihat AB sudah siap mengimplementasikannya. Ini kan hanya tinggal menunggu live-nya saja. Sejauh ini, mereka (AB) memang telah mempersiapkan infrastruktur serta sistem pendukung di back office-nya," ujar Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Lily Widjaja, di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan, keberadaan STP sangat diperlukan untuk mendukung industri pasar modal yang lebih baik. Selain membuat keseluruhan proses transaksi menjadi lebih efisien, sistem ini juga akan meminimalisir human error serta memberikan perlindungan lebih kepada investor.
Proses ini, mampu mengurangi resiko terjadinya penyimpangan, terutama dengan sistem kontrol yang bisa dilakukan nasabah melalui kartu AKSes (acuan kepemilikan sekuritas), single investor Id serta pemisahan Rekening Dana Nasabah (RDN).
Menurut Lily, pemahaman AB terhadap sistem baru tersebut cukup baik. Mereka pun sudah mempersiapkan infrastruktur serta sistem pendukungnya.
STP direncanakan mulai bisa dilaksanakan pada pekan ini. Ketua Bapepam-LK Nurhaida mengatakan, program ini merupakan salah satu fokus regulator, guna menciptakan industri pasar modal yang lebih kuat. STP, menurut dia, merupakan
Bagian dari master plan perkembangan industri pasar modal dalam beberapa tahun ke depan, terutama dalam peningkatan infrastruktur serta persiapan menghadapi rencana integrasi pasar modal ASEAN pada 2015.
"Memang ada yang kami fokuskan. Diantaranya masa transisi penggunaan infrastruktur yang ada. Diantaranya data warehouse, SID, STP dan kartu akses. Pada semester II/2012 program itu selesai," tutur Nurhaida.
Nurhaida mengatakan saat ini sistem untuk implementasi STP sudah dimiliki dan saling terintegrasi antar ketiga lembaga penyelenggara pasar modal (self regulatory organizations). Regulator bersama ketiga SRO saat ini tengah memastikan bahwa sistem perdagangan tersebut dapat terintegrasi dengan sistem back office dari masing-masing anggota bursa.“Saat ini sistem yang terhubung dengan back office dari anggota bursa tengah dibenahi hingga seluruh sistem perdagangan di pasar modal sudah terhubung semua," kata Nurhaida.
(wep/ang) Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Alam Sutera Bagi Dividen Rp 120 Miliar Juli 2012
Jakarta - PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) berniat
membagikan dividen tunai senilai Rp 120,45 miliar. Dividen itu setara Rp
6,13 per lembar.
Menurut keterangan tertulis perseroan, Senin (18/6/2012), dividen itu akan dibagikan kepada pemegang saham pada 24 Juli 2012.
Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh pada 5 juli 2012, sedangkan ex dividennya pada 6 Juli 2012.
Sementara tanggal cum dividen di pasar tunai pada 10 Juli, dilanjutkan sehari sesudahnya untuk ex dividen di pasar tunai, yaitu 11 Juli 2012.
Dividen itu akan diambil dari saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya, laba bersih tahun berjalan dan total ekuitas. Masing-masing nilainya Rp 977,9 miliar, 602,7 miliar dan 2,786 triliun.
Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 10.45 waktu JATS, harga saham ASRI naik 10 poin (+1,85%) ke level Rp 550. Sahamnya ditransaksikan 284 kali dengan volume 20.059 lot senilai Rp 5,518 miliar.
(ang/dnl) Angga Aliya - detikfinance
Menurut keterangan tertulis perseroan, Senin (18/6/2012), dividen itu akan dibagikan kepada pemegang saham pada 24 Juli 2012.
Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh pada 5 juli 2012, sedangkan ex dividennya pada 6 Juli 2012.
Sementara tanggal cum dividen di pasar tunai pada 10 Juli, dilanjutkan sehari sesudahnya untuk ex dividen di pasar tunai, yaitu 11 Juli 2012.
Dividen itu akan diambil dari saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya, laba bersih tahun berjalan dan total ekuitas. Masing-masing nilainya Rp 977,9 miliar, 602,7 miliar dan 2,786 triliun.
Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 10.45 waktu JATS, harga saham ASRI naik 10 poin (+1,85%) ke level Rp 550. Sahamnya ditransaksikan 284 kali dengan volume 20.059 lot senilai Rp 5,518 miliar.
(ang/dnl) Angga Aliya - detikfinance
Ini Jurus Sederhana Agar Bisnis Terus Tumbuh
Jakarta - Memiliki usaha atau perusahaan yang terus tumbuh dan bisa bersaing dengan kompetitor, merupakan keinginan para wirausahawan.Berikut ini gagasan sederhana dari pakar marketing Tung Desem Waringin, soal bagaimana nilai tambah akan membuat perusahaan Anda terus berkembang dan dapat bertahan di bandingkan perusahaan kompetitor.
Menurut Tung hal ini telah di buktikan dan diterapkan oleh perusahaan-perusahaan besar di dunia seperti Jhonson n Jhonson.
Berikut ulasan singkat Tung Desem:
Dalam bisnis ini kita harus selalu mempunyai nilai tambah, sebetulnya nilai tambah itu secara garis besar di bagi tiga. Anda hanya bisa ambil dua, jarang sekali Anda bisa tiga tiganya.
Ini saya ambil dan belajar dari Michael Tracy bagaimana "Double Digit Growth". Ini buku yang sangat bagus dan bagaimana kita tumbuh dua kali lipat.
Beliau cerita tentang IBM dan perusahaan yang tumbuhnya cuma dua sekian persen tapi ada juga yang 11% dan 20%, dan terus tumbuh.
Dan ada Jhonson n Jhonson yang tumbuh selama 59 tahun bisnisnya terus tumbuh dan tumbuh terus. Dan saya pun masih terus harus belajar, disini dikatakan oleh Michael Tracy ada tiga keunggulan bisnis.
Ketiga keuntungan bisnis dalam membuat nilai tambah tersebut adalah :
1. Murah, Anda dengan biaya operasional yang paling efektif dan efisien Anda bisa mendapat harga yang murah. Bisa seperti toko buku saya, satu keunggulannya adalah murah, parkir gratis dan segala macam yang lainnya.
2. Unggul dalam mutu produk-produk Anda, dahsyat luar biasa , mutunya lebih baik di banding yang lain.
3. Servis atau pelayanannya, Hanya tiga menurut dia dan servis itu termasuk kecepatan.
Semoga bermanfaat, Saya Tung Desem Waringin mengucapkan salam dahsyat!
(hen/hen) Tung Desem Waringin - detikfinance
Bursa RI Sambut Sentimen Positif Yunani
VIVAnews - Hasil pemilu di Yunani yang mengindikasikan kemenangan untuk kubu pendukung bailout
bakal berimbas positif ke pasar saham. Indikasi itu terlihat, setelah
di awal perdagangan, saham-saham di bursa kawasan Asia juga bergerak
menguat.
Pada transaksi pagi ini, indeks Nikkei di bursa Tokyo menguat 1,8 persen, Topix di bursa Korea juga naik 1,8 persen. Sementara itu, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7 persen.
Analis PT MNC Securities, Edwin Sebayang, memprediksi bursa global, termasuk Indonesia diperkirakan menguat pada transaksi Senin, 18 Juni 2012, setelah Partai New Democracy sebagai pendukung bailout untuk sementara memimpin perolehan suara pemilu di Yunani.
Dengan 97 persen dari total surat suara sudah dihitung, Partai Demokrasi Baru berada di urutan pertama dengan dukungan suara 29,7 persen. Peringkat kedua adalah kubu sayap kiri, Partai SYRIZA dengan 26,9 persen suara, diikuti oleh mitra koalisi Demokrasi Baru, yaitu Partai Sosialis PASOK dengan 12,3 persen.
"Persoalan bukan hanya berhenti siapa pemenang pemilu, tetapi, apakah bisa terbentuk pemerintahan koalisi yang utuh dan permanen," kata Edwin dalam risetnya di Jakarta, hari ini.
Dia menjelaskan, jika tidak dapat terbentuk pemerintahan yang solid, kejadian pemilu ulang akan terjadi lagi. "Ini bisa menjadi era 'Never Ending Story' dan jadi 'berita buruk' bagi pasar," ujarnya.
Pekan ini, menurut Edwin, hasil pemilu Yunani akan berpotensi meningkatkan turbulensi di pasar keuangan. Bahkan, beberapa bank sentral besar dunia sudah mempersiapkan diri seperti bank sentral Inggris yang menyediakan dana untuk perbankannya sebesar £100 miliar atau setara US$155 miliar.
Namun, dia menambahkan, bukan berarti sepanjang pekan ini pasar akan sepi. Karena Bank Sentral AS juga akan mengeluarkan kebijakannya pada Rabu setelah pertemuannya selama dua hari. Investor akan dihadapkan pada peringatan mengenai peringkat utang sejumlah negara, setelah Fitch Ratings Agency memangkas peringkat utang Mesir menjadi berstatus "sampah".
Pada transaksi hari ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI diperkirakan bergerak di kisaran 3.786-3.890.
Saham-saham yang masih direkomendasikan beli di antara di sektor pertambangan seperti PT Indotambang Raya Megah Tbk (ITMG), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Timah Tbk (TINS). Selain itu, terdapat saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
Analis PT Lautandhana Securindo, Willy Sanjaya, juga memprediksi pasar saham masih berpotensi melanjutkan rebound, karena dia yakin pemerintah Yunani akan bertindak menyelamatkan negaranya. "Tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan, apalagi sejumlah indeks global dan regional juga masih menguat," ujar Willy kepada VIVAnews.
Sementara itu, indeks Dow Jones juga menguat 0,9 persen, S&P terangkat 1,03 persen, dan Nasdaq naik 1,29 persen.
Dia menjelaskan, krisis yang terjadi saat ini di Eropa berbeda dengan 2008. Krisis yang melanda Eropa lebih terkait dengan negara, sedangkan 2008 menyangkut perusahaan. "Kan beda. Apalagi, sebelum membeli saham, yang dilihat investor adalah fundamental perusahaannya," tuturnya.
Saat ini, dia menilai, merupakan waktu yang tepat bagi sejumlah saham untuk kembali berbalik arah menguat. "Saya melihat, banyak harga saham yang sudah murah akan cepat rebound," tuturnya. (eh)
Pada transaksi pagi ini, indeks Nikkei di bursa Tokyo menguat 1,8 persen, Topix di bursa Korea juga naik 1,8 persen. Sementara itu, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7 persen.
Analis PT MNC Securities, Edwin Sebayang, memprediksi bursa global, termasuk Indonesia diperkirakan menguat pada transaksi Senin, 18 Juni 2012, setelah Partai New Democracy sebagai pendukung bailout untuk sementara memimpin perolehan suara pemilu di Yunani.
Dengan 97 persen dari total surat suara sudah dihitung, Partai Demokrasi Baru berada di urutan pertama dengan dukungan suara 29,7 persen. Peringkat kedua adalah kubu sayap kiri, Partai SYRIZA dengan 26,9 persen suara, diikuti oleh mitra koalisi Demokrasi Baru, yaitu Partai Sosialis PASOK dengan 12,3 persen.
"Persoalan bukan hanya berhenti siapa pemenang pemilu, tetapi, apakah bisa terbentuk pemerintahan koalisi yang utuh dan permanen," kata Edwin dalam risetnya di Jakarta, hari ini.
Dia menjelaskan, jika tidak dapat terbentuk pemerintahan yang solid, kejadian pemilu ulang akan terjadi lagi. "Ini bisa menjadi era 'Never Ending Story' dan jadi 'berita buruk' bagi pasar," ujarnya.
Pekan ini, menurut Edwin, hasil pemilu Yunani akan berpotensi meningkatkan turbulensi di pasar keuangan. Bahkan, beberapa bank sentral besar dunia sudah mempersiapkan diri seperti bank sentral Inggris yang menyediakan dana untuk perbankannya sebesar £100 miliar atau setara US$155 miliar.
Namun, dia menambahkan, bukan berarti sepanjang pekan ini pasar akan sepi. Karena Bank Sentral AS juga akan mengeluarkan kebijakannya pada Rabu setelah pertemuannya selama dua hari. Investor akan dihadapkan pada peringatan mengenai peringkat utang sejumlah negara, setelah Fitch Ratings Agency memangkas peringkat utang Mesir menjadi berstatus "sampah".
Pada transaksi hari ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI diperkirakan bergerak di kisaran 3.786-3.890.
Saham-saham yang masih direkomendasikan beli di antara di sektor pertambangan seperti PT Indotambang Raya Megah Tbk (ITMG), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Timah Tbk (TINS). Selain itu, terdapat saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
Analis PT Lautandhana Securindo, Willy Sanjaya, juga memprediksi pasar saham masih berpotensi melanjutkan rebound, karena dia yakin pemerintah Yunani akan bertindak menyelamatkan negaranya. "Tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan, apalagi sejumlah indeks global dan regional juga masih menguat," ujar Willy kepada VIVAnews.
Sementara itu, indeks Dow Jones juga menguat 0,9 persen, S&P terangkat 1,03 persen, dan Nasdaq naik 1,29 persen.
Dia menjelaskan, krisis yang terjadi saat ini di Eropa berbeda dengan 2008. Krisis yang melanda Eropa lebih terkait dengan negara, sedangkan 2008 menyangkut perusahaan. "Kan beda. Apalagi, sebelum membeli saham, yang dilihat investor adalah fundamental perusahaannya," tuturnya.
Saat ini, dia menilai, merupakan waktu yang tepat bagi sejumlah saham untuk kembali berbalik arah menguat. "Saya melihat, banyak harga saham yang sudah murah akan cepat rebound," tuturnya. (eh)
7 Tips Menuju Sukses ala Milyuner Internet
Jakarta - Banyak pengusaha yang melihat internet
sebagai kesempatan dan jalan pintas untuk menjadi kaya. Internet bisa
menjadi sarana bisnis yang sangat membantu bisnis Anda, modalnya tidak
besar dan tidak perlu punya jam terbang tinggi.Salah satu milyuner yang sukses lewat berbisnis di dunia maya, Scott Fox, seperti dilansir dari Forbes, Senin (18/6/2012), mengatakan bisnis yang sukses adalah bisnis yang dimulai karena Anda menyukainya, bukan karena menyukai uangnya.
"Dalam pengalaman saya, ada banyak alasan bagus untuk memulai sebuah bisnis, juga alasan untuk mulai memasukkan bisnisnya ke dunia maya. Tapi bahkan penguhasa yang andal sekalipun pun suka kesulitan untuk mengimbangi laju perkembangan dunia maya," katanya.
Menurutnya, cara paling mudah untuk mengetahuinya adalah dengan melihat apa yang sedang ngetren melalui jejaring sosial, cari tahun hal unik baru yang sedang ramai dibicarakan.
Banyak orang ingin menjadi milyuner melalui dunia maya, tapi menurut Fox, itu bukan yang paling penting, karena yang terpenting adalah membentuk bisnis dengan target dan kemampuan Anda sebagai pengusaha.
Berikut ini adalah tujuh tips sukses berbisnis di dunia maya yang dirangkum dari buku barunya Fox yang berjudul “Click Millionaires.”
1. Bangun bisnis yang bisa membantu orang
Bisnis yang bisa membantu konsumen, seperti cara menurunkan berat badan,
sehat selalu dan celah di antara produk-produk yang terkenal. Bentuk
bisnis seperti ini biasanya bertahan lama dan punya pelanggan tetap.
Situs yang sedang ngetren seperti Facebook atau Twitter memang menarik dan meraup jutaan dolar tiap tahun, tapi risikonya cukup tinggi. Ratusan situs jejaring sosial yang serupa sudah bangkrut, dan hanya hitungan jari yang berhasil bertahan.
Situs yang sedang ngetren seperti Facebook atau Twitter memang menarik dan meraup jutaan dolar tiap tahun, tapi risikonya cukup tinggi. Ratusan situs jejaring sosial yang serupa sudah bangkrut, dan hanya hitungan jari yang berhasil bertahan.
2. Bersikap profesional
Masyarakat biasanya lebih percaya kepada seseorang yang ahli dan
profesional. Hal ini juga berlaku di bisnis. Semakin Anda menunjukkan
sikap profesional, maka pelanggan akan semakin mempercayai bisnis Anda.
Bersikap profesional bukan berarti harus kaku, tidak ada salahnya jika Anda juga menjadi 'teman terpercaya' pelanggan. Tapi jangan pernah memaksakan pelanggan supaya bisa mempercayai Anda.
Anda bisa mulai dengan bersikap terbuka, tanpa basa-basi dan tulus. Jangan pernah menutup-nutupi kekurangan dan kesalahan Anda kepada pelanggan.
Menyewa karyawan melalui dunia maya dan meminta bekerja secara virtual
tanpa harus ke kantor terbukti lebih efisien daripada cara yang biasa.
Mulailah mencari di situs Elance.com atau Guru.com untuk beberapa hal
yang tidak bisa Anda lakukan sendiri.
Angga Aliya - detikfinance
Bersikap profesional bukan berarti harus kaku, tidak ada salahnya jika Anda juga menjadi 'teman terpercaya' pelanggan. Tapi jangan pernah memaksakan pelanggan supaya bisa mempercayai Anda.
Anda bisa mulai dengan bersikap terbuka, tanpa basa-basi dan tulus. Jangan pernah menutup-nutupi kekurangan dan kesalahan Anda kepada pelanggan.
3. Buat semuanya serba otomatis
Maksimalkan penggunaan software yang bisa membantu bisnis Anda bergerak
dengan sendirinya, seperti pesanan dan pembayaran pelanggan. Bikin
sebuah forum di sebuah situs untuk mendiskusikan keluahan pelanggan
sehingga masalah mereka bisa terpecahkan dengan baik.
4. Gunakan internet untuk cari karyawan
Menyewa karyawan melalui dunia maya dan meminta bekerja secara virtual
tanpa harus ke kantor terbukti lebih efisien daripada cara yang biasa.
Mulailah mencari di situs Elance.com atau Guru.com untuk beberapa hal
yang tidak bisa Anda lakukan sendiri.
Gunakan karyawan untuk membantu hal-hal yang lebih kecil, sehingga Anda punya banyak waktu mengurus hal-hal yang lebih penting.
5. Biarkan pelanggan membantu pengembangan bisnis
Biarkan pelanggan berkontribusi terhadap pengembangan produk dan isi situs Anda, seperti product review, forum diskusi dan komentar di produk Anda. Pernyataan dari pelanggan yang sudah mencoba produk atau jasa Anda selalu lebih menarik daripada iklan.
6. Rancang bisnis yang bisa diterima secara luas
Pertama-tama cari kesempatan bisnis yang bisa dipakai secara luas oleh banyak orang. Lalu kembangkan produk Anda dari feedback yang diberikan oleh pelanggan. Minta pelanggan untuk menulis testimonial atas produk atau jasa perusahaan Anda sehingga bisa menarik pelanggan baru.Angga Aliya - detikfinance
Subscribe to:
Posts (Atom)




