Monday, June 25, 2012

OSO Securities: Indeks Cenderung Flat

Jakarta - Akhir pekan kemarin JCI sedikit melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 12,27 poin (-0,31%). Para pelaku pasar merespon negative terhadap kabar diturunkannya rating 15 bank besar oleh Moody’s, sehingga mereka menjadikan akhir pekan kemarin untuk melakukan aksi ambil untung atau profit taking. Pada perdagangan kemarin tercatat nilai transaksi di BEI mencapai Rp4,60 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,51 miliar lembar saham. Dari 10 indeks sektoral yang ada di BEI, tercatat hanya 4 sektor yang mengalami penguatan, yaitu: sektor manufacture (+0,34%), sektor trade (+0,35%), sektor infrastructure (+0,48%) serta indeks sektor Misc Industry (+2,70%).

Kemarin Dow Jones naik 0.53% (12640.80), S&P 500 naik 0.72% (1335.02) dan Nasdaq naik 1.17% (2892.42). Indeks US jumat lalu naik setelah hari Kamis turun 250 poin. Tanpa diduga, bank menjadi pemimpin dari rally pada hari Jumat. Hari ini, saham-saham Asia turun karena investor menunggu detail dari meeting Uni Eropa dan juga data ekonomi US yang diharapkan dapat menjadi bukti perbaikan ekonomi.

Awal pekan ini IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan bergerak flat. Indicator force index terlihat masih berada di atas area netral. Selain itu, gagalnya IHSG menembus support pada MA 20 menyebabkan IHSG berpeluang untuk menguat meskipun terbatas. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada level 3838 – 3912.



(ang/ang) OSO Securities - detikfinance

No comments:

Post a Comment